Matikan Pengeras Suara, Turis Belanda Ditahan di Myanmar

Ilustrasi penjara
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Soal pengeras suara ternyata jadi masalah juga di Myanmar. Namun pemrotesnya bukanlah warga, tapi seorang turis.

Heboh Larangan Pengeras Suara Masjid dan Musala, Kemenag: Tidak Benar!

Seorang turis Belanda Klaas Haytema, yang sedang berlibur di Mandalay, Myanmar, merasa terganggu saat hotel tempatnya menginap menyiarkan acara keagamaan melalui pengeras suara.

Dikutip dari BBC, Haytema mungkin butuh  istirahat, namun suara para biksu yang terdengar melalui pengeras suara mengganggunya. Warga yang berada di lokasi acara mengatakan Haytema lalu memutus kabel begitu saja.

Menko PMK Minta Pengeras Suara Digunakan Secara Proporsional selama Ramadhan 1445 H

Tindakan warga Belanda ini membuat warga marah. Massa lalu berkumpul di depan hotel. Polisi yang mendapat laporan lalu menuju hotel dan menahan Haytema sebelum ada tindakan main hakim sendiri dari warga.

Polisi di Myanmar mengatakan Haytema didakwa melecehkan agama dan terbuka juga untuk pelanggaran lain seperti pelanggaran imigrasi. Jika terbukti bersalah, Haytema bisa divonis penjara dua tahun.

Gus Miftah Dinilai Gagal Paham Soal Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid maupun Mushola
Proses mediasi antara DKM, pengelola pondok pesantren, tokoh masyarakat, tokoh agama dan Polsek Pasar Kemis

Bangunkan Sahur Gunakan Suara Tak Pantas Remaja Masjid dan Santri di Tangerang Ribut

Keributan terjadi antara kelompok remaja masjid di Kampung Teureup, Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, dengan para santri ponpes sekitar masjid.

img_title
VIVA.co.id
26 Maret 2024