Persenjataan Milik CIA Dicuri dan Dijual ke Pasar Gelap

Badan Intelijen AS, CIA.
Sumber :
  • www.huffingtonpost.com

VIVA.co.id – Persenjataan yang dikirimkan ke Yordania untuk pejuang Suriah oleh Badan Intelijen Amerika Serikat (Central Intelligence Agency/CIA) dan Arab Saudi, dicuri oleh intelijen Yordania dan dijual ke pedagang senjata di pasar gelap.

Amerika Serikat Sita 13 Ton Rambut Impor dari Xinjiang

Senjata-senjata ini awalnya tiba di Yordania untuk program pelatihan pejuang Suriah. AS maupun Saudi menyampaikan keluhannya akibat persenjataan yang dicuri, karena makin maraknya penjualan senjata baru di pasar gelap.

Belakangan diketahui, beberapa senjata yang dicuri digunakan dalam penembakan pada November 2015 yang menewaskan dua warga AS, dan tiga orang lainnya di fasilitas pelatihan polisi di Amman, Ibu kota Yordania.

Update Corona di Dunia: 10,1 Juta Orang Terpapar, 502.998 Meninggal

Sementara itu, pihak berwenang di Yordania mengatakan, korban tewas terdiri atas dua petugas keamanan pemerintah AS, pelatih kepolisian asal Afrika Selatan, dan dua orang Yordania, sebelum pelaku akhirnya dibunuh dalam peristiwa tembak-menembak.

Seperti diberitakan Reuters, Senin, 27 Juni 2016, fasilitas pelatihan didirikan di pinggiran ibu kota Amman, setelah invasi AS ke Irak pada 2003. Upaya itu untuk membantu membangun kembali pasukan keamanan pascaperang, dan melatih Polisi Otoritas Palestina.

Amerika Serikat Batasi Visa bagi Pejabat China

Sementara itu, salah satu petugas Yordania yang terlibat dalam penjualan senjata gelap mengaku menggunakan uang hasil penjualan untuk membeli iPhone, mobil, dan barang mewah lainnya. Saat ini, pihak CIA belum memberikan komentar lebih lanjut.

Ilustrasi pistol.

Anak 8 Tahun Tewas Akibat Penembakan di Mal Alabama AS

Tiga orang lainnya terluka dalam penembakan tersebut.

img_title
VIVA.co.id
4 Juli 2020