Sabtu, 26 Juli 2014
01:15 WIB
Demokrat dan Partai Aceh Kuasai Tanah Rencong
Suara untuk caleg lokal milik Partai Aceh. Demokrat menguasai suara untuk caleg DPR RI.
Like
Massa Partai Aceh kampanye di stadion Lhong Raya, Banda Aceh
Nurlis E. Meuko | Senin, 13 April 2009, 14:16 WIB

VIVAnews- Pemilihan umum calon legislatif di Nanggroe Aceh Darussalam hingga hari ini masih dikuasai dua Partai Aceh dan Partai Demokrat. Untuk calon legislatif DPR Aceh separuh suara pemilih dikuasai Partai Aceh, sedangkan Partai Demokrat menguasai suara untuk calon legislatif DPR RI.

Rekapitulasi suara sementara di Tanah Rencong yang dikumpulkan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Partai Aceh masih menduduki peringkat pertama untuk kursi DPR Aceh, dengan perolehan suara 51, 39 %, disusul Partai Demokrat 6,96 %. Sementara PAN (5, 64%), Golkar (5,21%) dan  PPP (3,38%) menyusul dua partai itu di urutan berikutnya

Data ini baru berasal dari tiga daerah pemilihan, yaitu Aceh Besar, Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan, dengan jumlah suara sah 29.848 suara. “Perhitungannya harus hati-hati sekali, belum semua daerah masuk,” Kata Wakil Ketua KIP Aceh, Ilham Syahputra, Senin 13 April 2009.

Untuk kursi DPR-RI, Partai Demokrat, berada di urutan teratas dengan perolehan suara sebesar 31,49%, disusul Partai Patriot 9,89%, PKS 8,93%, Golkar sebanyak 7,78 %, dan PAN di urutan kelima dengan perolehan suara sebanyak 7,74 %.  

Untuk DPD mewakili Aceh, Bahrum Manyak memimpin 23, 99%, disusul Ahmad Farhan Hamid (8,4%), Abdurahman BTM (7,13%), Zainal Abidin (4,81%) dan M Sari Subki di posisi kelima, dengan perolehan suara sebanyak 431%.

Ilham mengatakan KIP tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perhitungan secara cepat seperti yang dilakukan KPU pusat, lewat pusat tabulasi suara nasional. Dia juga membantah tudingan kinerja KIP Aceh kali ini lamban. Hal itu menangapi keluhan masyarakat tentang tidak adanya data perhitugan suara cepat.

“Pemilu kali ini lebih rumit dari pada pemilu 2004 dan Pilkada 2006, kami berusaha maksimal menjalankan tugas ini, tolong masyarakat mengerti,” katanya.

Laporan: Muhammad Riza | Banda Aceh 

© VIVA.co.id

Berita Terkait
A A A
Kanal Lainnya