Jum'at, 29 Agustus 2014
19:14 WIB
Kondisi Jalur Mudik Selatan di H-4
Kepadatan arus lalu lintas didominasi kendaraan roda dua dan empat.
Pemudik yang menggunakan sepeda motor.
Antique,  Robbi (Cilacap-Banyumas) | Minggu, 4 Agustus 2013, 21:15 WIB
VIVAnews - Memasuki empat hari menjelang (H-4) Lebaran, arus mudik di jalur selatan mulai mengalami peningkatan. Peningkatan terjadi sejak pagi hingga Minggu petang tadi, 4 Agustus 2013.

Kepadatan arus lalu lintas didominasi oleh kendaraan roda dua dan empat.

Menurut Kapolres Banyumas AKBP Diyono, tingginya arus kendaraan dari arah Jakarta dan Bandung menuju ke Yogyakarta dan Jawa Timur membuat kemacetan di sejumlah titik. "Titik kemacetan yang paling sering terjadi penumpukan kepadatan kendaraan adalah di pintu perlintasan Sumpiuh," ujarnya.

Di pintu perlintasan, kata dia, kemacetan terjadi akibat meningkatnya aktivitas palang pintu perlintasan karena bertambahnya intensitas perjalanan kereta api sehingga interval penutupan pintu perlintasan semakin sering dilakukan.

"Sedangkan 200 meter dari perlintasan kereta api Sumpiuh, juga terdapat pasar tumpah, sehingga arus lalu lintas terhambat akibat aktivitas warga yang berbelanja," ujarnya.

Untuk mengurai kemacetan yang parah itu, Diyono mengaku bahwa Kepolisian Resort Banyumas memasang pembatas jalan. Selain itu, setiap 200 meter juga disiagakan anggota polisi untuk menghindari adanya kendaraan yang saling mendahului sehingga mengakibatkan kemacetan parah.

"Di pintu perlintasan, Polres Banyumas juga membuat jalur alternatif untuk sepeda motor, sehingga pada saat pintu perlitasan ditutup, sepeda motor dialihkan menggunakan jalur alternatif," jelasnya.

Sementara itu, selain di Sumpiuh, antrean kendaraan juga terjadi di wilayah perempatan lampu merah Buntu, pasar Jatilawang hingga di jalur antara Jatilawang hingga Lumbir yang kondisinya banyak terdapat tikungan sehingga kecepatan kendaraan harus dikurangi.

© VIVA.co.id

SHARE

BERITA TERKAIT
BERITA TERPOPULER
A A A
Kanal Lainnya