x
x

Share This Story

Terapi Qolbu sebagai Solusi Atasi Psikosomatis

Ririn Aprilia Senin, 1 April 2013, 07:00 WIB

VIVAnews – Pernahkah Anda merasakan gejala emosi seperti, cemas, gelisah, stres, depresi, kecewa, paranoid, panik, dada berdebar, rasa berdosa, dan serasa ajal mau menjemput? Itu tandanya ada menderita psikosomatis.

Psikosomatis atau somatisasi adalah gangguan psikis yang tampil dalam bentuk gejala-gejala fisik. Dengan kata lain, psikosomatis adalah penyakit fisik yang disebabkan oleh program pikiran negatif dan/atau masalah emosi seperti stres, depresi, kecewa, kecemasan, rasa berdosa, dan emosi negatif lainnya.

Keluhan semacam itu bisa berlangsung lama dan berulang-ulang dan sangat mengganggu, sehingga wajar jika Anda bolak-balik memeriksakan diri ke dokter.

Ustadz Sonny Sutrisna di Tempat Prakteknya
Penyebab psikosomatis adalah stres yang akut. Jika dibiarkan akan menyerang pikirannya sendiri hingga kondisi fisik maupun mentalnya semakin melemah dan pada kondisi tertentu mengakibatkan tubuhnya kelelahan. Hal ini ditandai dengan gejala mual, pusing, rambut rontok hingga sakit maag.

Bahkan, jika makin parah akan menyebabkan muntah darah, stroke, kejang-kejang, kanker, serangan jantung hingga penyakit kronis lainnya. Namun, ketika diperiksa secara medis tidak ditemukan penyebabnya, walau sebenarnya merasakan sakit. Sehingga perlu menjaga ketahanan tubuh agar selalu prima.

Seseorang yang mengalami psikosomatis akan sulit membedakan apakah penyakit yang diderita itu psikosomatis atau disebabkan gangguan organis biasa. Apalagi jika masalah emosi/pikiran penyebab sakit itu tidak disadari. Penyembuhan bagi penderita psikosomatis adalah dari “dalam diri” si penderita supaya tidak terjadi stres yang berkepanjangan. Dengan berobat melalui terapi qolbu (Power of Soul), adalah pilihan yang tepat.

Power of Soul (terapi qolbu) adalah energi jiwa dalam diri setiap manusia yang merupakan representatif sifat Tuhan (ruh suci Tuhan) dengan kemampuan superdahsyat dan berguna untuk menyembuhkan penyakit psikosomatis, memperbesar periuk rezeki serta kecerdasan spiritual.
Ustadz Sonny Sutrisna di Utan Kayu
Selain itu, energi Power of Soul bisa menyembuhkan penyakit ginjal, kanker, liver, stroke, kolesterol, diabetes, kista, dan lainnya. Energi Power of Soul tidak tergantung pada obat, jamu, serta peralatan lainnya.

Jadi, pada intinya semua penyakit adalah suatu ketentuan takdir dan ini hanya dapat diubah oleh Tuhan melalui ikhtiar dan doa kita sendiri yang khusyuk serta doa dari hamba-hambanya yang tersebar di setiap agama.

Berikut adalah kesaksian dari Widiarto (50), seorang pegawai kantoran yang menderita diabetes 1 tahun lalu. Dari hasil uji laboratorium rumah sakit menunjukkan ada masalah pada kadar gula darah dan berada dalam batas tidak normal.
Ustadz Sonny Sutrisna Bersama Pasien di Acara Aku Bisa Sembuh
Untuk diketahui, diabetes hingga saat ini belum ada obatnya, dan sebagai manusia yang berakal kita diberikan beberapa pilihan alternatif, yaitu apakah melalui logika manusia (medis) atau logika Illahi (doa).

Hingga akhirnya Widiarto memilih logika Illahi setelah membaca salah satu buku Ustadz Sonny Sutrisna dengan judul “Power of Soul Seorang Penyembuh”. Akhirnya, setelah lima kali terapi lewat terapi qolbu Ustadz Sonny Sutrisna, Widiarto dinyatakan sembuh dari penyakit diabetes yang dideritanya.

Terapi qolbu adalah sebuah pengobatan tanpa pijat, jamu-jamuan, bacaan-bacaan ayat-ayat tertentu, bedah atau operasi. Untuk informasi seputar Power of Soul, Anda dapat bertanya langsung ke alamat praktik di Jalan Utan Kayu Raya No. 24 Jakarta Timur, telp (021) 858 20 29 dan (021) 858 20 30. Atau Anda dapat membacanya dari buku yang ditulis oleh Ustadz Sonny Sutrisna sendiri dengan judul: “Power of Soul Seorang Penyembuh” dan “Sholat untuk Memperbesar Periuk Rezeki”.

Jangan lewatkan penampilan Ustadz Sonny Sutrisna, Guru Besar Power of Soul dalam acara AKU BISA SEMBUH di ANTV setiap Minggu pukul 08.30 - 09.00 WIB, acara Medika Natura di Jaktv setiap Rabu pukul 16.30 - 17.30 WIB dan acara Power of Soul di Jaktv hari Senin - Jumat pukul 24.00 - 01.00 WIB serta Sabtu - Minggu pukul 00.30 - 01.30 WIB. (webtorial)

© VIVA.co.id

BERITA TERPOPULER