Senin, 21 April 2014
01:47 WIB
Anggota Kopassus Tewas, Polisi Periksa CCTV Kafe
Bukti tambahan lain yang akan didalami penyidik adalah pecahan botol.
Like
Salah satu pelaku pengeroyokan anggota Kopassus di cafe Yogyakarta adalah mantan anggota Polri.
Dwifantya Aquina,  Daru Waskita (Yogyakarta) | Rabu, 20 Maret 2013, 17:45 WIB
VIVAnews - Polda DI Yogyakarta terus mendalami kasus tewasnya seorang anggota Kopassus Kandang Menjangan Kartosuro, Sertu Santosa, dalam pengeroyokan di Hugo’s Café, Jalan Adisucipto Depok, Sleman, Yogyakarta, Selasa 19 Maret 2013 dini hari.

Sejauh ini, penyidik telah menemukan bukti tambahan yang dapat mengungkap kematian Sertu Santosa. Bukti tambahan tersebut berupa pecahan botol lain dan rekaman CCTV di dalam Hugo’s Café.

“Untuk keperluan penyelidikan maka saat ini Hugos’s Café kami beri garis polisi dan mencabut izin operasional café yang punya cabang di berbagai kota besar di Indonesia ini,” kata Kepala Sub Direktorat Keamanan Negara Direskrimum Polda DIY, AKBP Djuhandani, Rabu 20 Maret 2013.

Menurut Djuhandani, berdasarkan keterangan 4 tersangka yang kini meringkuk di Mapolda DIY, keributan terjadi beberapa saat setelah kedatangan rombongan Sersan Satu Santosa. Keributan yang terjadi di halaman itu kembali terulang di dalam ruang kafe.

“Perkelahian dimulai dari korban dengan DS, atau Dicky Ambon dan kemudian dibantu oleh beberapa orang tersangka. Sedangkan Yj atau Johan yang merupakan eks Polri berusaha melerai," ujarnya.

Lebih lanjut Djuhandani mengatakan polisi saat ini juga tengah melakukan pendalaman terhadap rekaman CCTV di dalam Hugo’s Café saat pengeroyokan oleh DS dan temannya kepada korban Sertu Santosa berlangsung. “Kita masih mendalami rekaman CCTV didalam Café Hugo’s,” ujar dia. (umi)


© VIVA.co.id

Berita Terkait
A A A
Kanal Lainnya