Minggu, 26 Oktober 2014
08:00 WIB
Paus Fransiskus I: Gereja Harus Hindari Godaan Dunia
Paus mendorong gereja Katolik tetap berpegang pada ajaran Yesus.
Paus Fransiskus I tampil di balkon St. Peter di Vatikan, 13 Maret 2013
Aries Setiawan, Santi Dewi | Jum'at, 15 Maret 2013, 13:48 WIB
VIVAnews - Paus Fransiskus I pada Kamis pagi kemarin memimpin misa pertamanya setelah terpilih sebagai pemimpin 1,2 miliar umat Katolik dunia Rabu 13 Maret 2013. Fransiskus menyampaikan khotbah di misa pertamanya dalam Bahasa Italia tanpa teks di kapel Sistine.

Dalam poin pertama khotbahnya, Fransiskus mendorong gereja Katolik untuk tetap berpegang pada akar ajaran Yesus dan menghindari segala bentuk godaan modern di dunia ini.

Paus kemudian mengingatkan, jika gereja Katolik lupa akan misi utamanya, maka gereja tidak ada bedanya dengan lembaga sosial masyarakat yang bermodalkan belas kasih.

"Kami dapat berjalan menuju arah yang kita kehendaki, kita dapat membangun banyak hal, tetapi jika kita tidak mengakui Yesus Kristus, itu menandakan ada sesuatu yang keliru. Dikhawatirkan jika hal itu terjadi maka gereja hanya akan menjadi lembaga sosial yang bermodalkan belas kasih dan bukan menjadi mempelai bagi Kristus," katanya seperti dilansir Reuters, Kamis 14 Maret 2013.

Masih menurut Fransiskus, mereka yang tidak mengakui keberadaan Kristus berarti lebih memilih untuk mengakui keberadaan duniawi yang diciptakan oleh iblis.

Mantan kardinal asal Argentina itu lalu mendorong seluruh umatnya untuk terus berjalan di jalan Tuhan yang tidak tercela. Menurutnya manusia yang memilih jalan duniawi, menunjukkan mereka bukan murid Kristus.

"Kita dapat saja berprofesi sebagai uskup, pendeta, kardinal, paus atau apa pun, tetapi jika kita tidak memilih jalan Tuhan, maka kita bukanlah murid-Nya.

Bagi Fransiskus, umat yang tidak memilih jalan Tuhan dan lebih tertarik untuk membangun nilai spiritual duniawi sama seperti anak kecil yang membangun istana pasir di pantai. "Lama-lama Istana pasir itu akan hancur," katanya.

Khotbah pertama Paus Fransiskus I berbeda dengan khotbah perdana yang dilakukan oleh pendahulunya, Paus Emeritus Benediktus XVI pada tahun 2005. Ketika itu dia menyampaikan khotbah di misa pertamanya dalam Bahasa Latin dan lebih menekankan kepada visi ke depan gereja Katolik.

© VIVA.co.id

SHARE

BERITA TERKAIT
BERITA TERPOPULER
Kanal Lainnya