Sabtu, 2 Agustus 2014
11:28 WIB
Jepang Beri Hibah Rp3,5 M di Jawa Timur
Bantuan ini, dikhususkan untuk warga pedesaan yang tertinggal.
Like
Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, Noburu Nomura (kiri)
Lutfi Dwi Puji Astuti,  Tudji Martudji (Surabaya) | Kamis, 14 Maret 2013, 20:01 WIB
VIVAnews - Melalui Official Development Assistence, Pemerintah Jepang memberi bantuan dana hibah sebesar Rp3,5 miliar untuk memajukan pendidikan dan kesehatan di Jawa Timur. Bantuan ini, dikhususkan untuk tingkat akar rumput warga pedesaan yang tertinggal.

"Bantuan ini sebagai langkah nyata pemerintah Jepang untuk memberikan kontribusi keamanan manusia," kata Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, Noburu Nomura, di penandatanganan naskah bantuan hibah di Konjen Jepang di Surabaya, Kamis 14 Maret 2013.
    
Noburu menyebut, dalam setahun, khususnya di Jatim sedikitnya ada empat proyek yang digarap guna membantu peningkatan pendidikan dan kesehatan.

Dalam kesempatan itu, lembaga yang mendapat bantuan di antaranya, peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Situbondo serta Pusat Studi dan Pengembangan SDM sebesar US$94.450 dan renovasi juga penambahan kamar rawat inap RS Muhammadiyah Sumberrejo di Bojonegoro sebesar US$108.036.
    
Kemudian, proyek penambahan ruang kelas MI Thoriqotul Falah di Tuban sebesar US$85.293 , serta proyek pembangunan ruang kelas, laboratorium dan perpustakaan SMP Ma'arif 9 Sawoo di Ponorogo sebesar US$82.346.
    
"Setahun ini, kami menyalurkan bantuan hibah untuk empat proyek dari sekitar 100 proposal yang masuk," katanya.
    
Salah satu penerima bantuan, Kepala Sekolah MI Thoriqotul Falah Tuban As'ad Rosyadi mengaku bersyukur.

"Bantuan digunakan menambah ruang kelas dengan membongkar bangunan tua dan penambahan ruang UKS, perpustakaan, ruang guru dan toilet," katanya. (eh)

© VIVA.co.id

Berita Terkait
A A A
Kanal Lainnya