Jum'at, 25 Juli 2014
00:01 WIB
KLB Demokrat Maret di Bali, Ketum Dipilih Secara Aklamasi
"Aklamasi atau voting itu kan bagian demokrasi," kata Syarif Hasan.
Like
Syarif Hasan dan Inggrid Kansil
Suryanta Bakti Susila, R. Jihad Akbar | Rabu, 13 Maret 2013, 17:58 WIB
VIVAnews - Partai Demokrat akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada 30-31 Maret 2013 di Bali. Forum akan memilih pengganti Anas Urbaningrum sebagai ketua umum.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarif Hasan mengkonfirmasikan kebenaran informasi itu. "Insya Allah tanggal segitu. Ya, di Bali," dia menegaskan. 

Syarif menuturkan ada wacana yang menguat di jajaran elit partainya untuk memilih cara aklamasi untuk menentukan ketua umum yang baru. Mengapa?

"Lho, aklamasi atau voting itu kan bagian demokrasi. Pemilihan Ketua Umum Golkar secara aklamasi, PAN aklamasi, Nasdem aklamasi. Itu kan bagian demokrasi?" ujar Syarif di kantor Presiden, Jakarta, Rabu 13 Maret 2013.

Sebagai catatan, di Munas Pekanbaru, Riau, Ketua Umum Golkar tidak dipilih melalui aklamasi, tapi melalui proses pemungutan suara.

Syarif membantah kabar bahwa Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono sejatinya telah mengantungi nama ketua umum yang baru, sehingga pemilihannya harus dipaksakan dengan cara aklamasi. "Belum, belum," ujarnya.

Menurut dia, mekanisme pemilihan di Kongres sedang digodok. Salah satunya adalah membahas apakah diperlukan mengubah AD/ART terlebih dahulu untuk memuluskan cara pemilihan secara aklamasi itu.

"Lihat saja nanti," katanya.

© VIVA.co.id

Berita Terkait
A A A
Kanal Lainnya