Minggu, 26 Oktober 2014
13:52 WIB
Tradisi Keluarga Gavin MJ Rayakan Imlek
Perayaan Imlek merupakan saat yang istimewa bagi Gavin.
Gavin MJ
Lutfi Dwi Puji Astuti, Rizky Sekar Afrisia | Selasa, 5 Februari 2013, 09:47 WIB

VIVAlife- Perayaan tahun baru China atau Imlek sangat dinantikan oleh kaum etnis Tionghoa. Termasuk, artis cilik Gavin MJ.

Meski Gavin adalah penganut ajaran Islam, ia selalu ikut merayakan Imlek setiap tahunnya. Hal itu tentu dilakukan untuk menghormati keluarga dari ayahnya, yang kebetulan keturunan etnis Tionghoa.

Gavin mengaku telah terbiasa merayakannya sejak kecil. "Gavin kan campuran Jawa Tionghoa, mama Jawa dan papa Tionghoa," kata putra desainer Lenny Agustin itu saat diwawancara di rumahnya, Lippo Karawaci.

Perayaan Imlek merupakan saat yang istimewa bagi Gavin, karena menjadi momen berkumpulnya seluruh keluarga. Apalagi, ia juga mendapat angpao sebagai penambah uang jajan.

Biasanya, mereka berkumpul di tempat yang ditentukan, lantas makan-makan dan berbagi angpao untuk anak-anak kecil.

Bukan hanya kali itu Gavin berkumpul dengan keluarga besar untuk merayakan hari raya Imlek. Saat Natal pun, ia ikut memeriahkannya untuk menghormati orangtua sang ayah yang beragama Katolik.

Bisa dibilang, keluarga peraih Aksi Panggung Terdahsyat dalam Dahsyatnya Awards 2013 itu, memiliki kemajemukan dalam keluarganya. Meski memiliki anggota keluarga dari beragam etnis dan agama, mereka, menurut Gavin, selalu hidup rukun.

"Seru juga sih, keluarga Gavin campur-campur dari sisi ras dan agama," katanya sambil tertawa.

Ia sendiri beragama Islam. Ayahnya seorang mualaf dan ibunya muslim sejak lahir. Meski menempuh pendidikan di sekolah internasional Kristen, Gavin tetap mendapat dasar pendidikan agama yang baik. Dalam satu pekan, bisa 1-2 kali ustaz datang ke rumahnya untuk mengajar agama dan mengaji.

Keunikan dalam keluarga tak lantas membuat peniru gaya Michael Jackson itu minder. Ia justru bahagia dan merasa lengkap melihat keanekaragaman dalam keluarganya sebagai sesuatu yang positif.

Mereka tak lupa menjaga silaturahmi antaranggota keluarga, meski berbeda ras dan agama. Gavin berharap, hal yang sama juga bisa terjadi di Indonesia. (art)

© VIVA.co.id

SHARE

BERITA TERKAIT
BERITA TERPOPULER
Kanal Lainnya