Senin, 21 April 2014
21:54 WIB
Jokowi Sumringah Rekayasa Hujan Berhasil
"Sudah lihat kan, tanggal 27 hujan gede ndak," kata Jokowi, retoris.
Like
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo
Suryanta Bakti Susila, Luqman Rimadi | Rabu, 30 Januari 2013, 16:54 WIB
VIVAnews - Gubernur DKi Jakarta, Joko Widodo, senang karena rekayasa hujan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui teknologi modifikasi cuaca (TMC) berhasil dengan gemilang. Buktinya, intensitas hujan rendah setelah upaya itu dilakukan.

"Ya ini kamu lihat saja hari ini, kemarin, kemarinnya lagi, gimana cuacanya, hujan ndak? Lihat saja sendiri buktinya," ujar Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 30 Januari 2013.

Rekayasa itu dilakukan untuk mengurangi curah hujan yang mengguyur Jakarta agar potensi banjir bisa diminimalisasi. Jokowi menganggap BPPT telah berhasil menyiasati cuaca yang berdasar prediksi bakal terjadi puncak hujan tertinggi pada 27 Januari 2013.

"Sudah lihat kan, tanggal 27 itu hujan gede ndak? Tidak kan. Itu kan tandanya proses itu berhasil," katanya.

Kepala Bidang Pengkajian Penerapan Teknologi Pembuatan Hujan BPPT, Tri Handoko Set, mengatakan rekayasa yang dilakukan selama lima hari terakhir berjalan lancar dan cukup baik.

"Sistem pertumbuhan awan lima hari lalu cocok sekali dengan kegiatan TMC, bisa mengurangi curah hujan dengan maksimal," ujar Tri pada VIVAnews di Jakarta, Rabu 30 Januari 2013.

Selama percobaan TMC, dia menjelaskan, pertumbuhan gumpalan awan terjadi sejak pagi hari dari wilayah barat yaitu Selat Sunda. Dengan TMC, awan tersebut dihujankan sebelum sampai Jakarta. "Gumpalan awan itu dihujankan (dibuat hujan) dari wilayah Pandeglang dan sekitar perbatasan laut di sekitar situ," jelasnya.

Pagi tadi, BPPT sudah melakukan aktivitas rekayasa hujan menggunakan alat darat. Tri Handoko berharap ke depannya, TMC bisa maksimal seperti lima hari yang lalu. (eh)

© VIVA.co.id

Berita Terkait
A A A
Kanal Lainnya