Senin, 28 Juli 2014
15:16 WIB
Teroris Poso Dimakamkan di Pondok Rangon
Terduga teroris Jipo tewas dalam baku tembak dengan TNI-Polri.
Like
Terduga teroris bernama Jipo alias Ibenk berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat.
Ita Lismawati F. Malau, Luqman Rimadi | Rabu, 7 November 2012, 15:02 WIB

VIVAnews - Jasad terduga teroris yang tewas dalam baku tembak dengan anggota gabungan TNI-Polri di Poso pesisir, Jipo, dimakamkan hari ini, Rabu 7 November 2012, di pemakaman umum Pondok Rangon, Jakarta Timur.

Jenazah Jipo sudah diautopsi di Rumah Sakit Polri Sukanto, Jakarta Timur. Setelah rumah sakit menyerahkan jasadnya kepada Densus 88, Jipo kemudian dimandikan dan disalatkan sebelum nantinya akan dibawa ke TPU Pondok Rangon. "Ini sedang diurus dulu," kata seorang petugas kamar jenazah RS Polri.

Jipo satu tersangka tewas dalam baku tembak di di Poso pesisir, Sulawesi Tengah, Rabu pagi 31 Oktober 2012 sekitar pukul 05.30 Wita.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, menyatakan terduga teroris bernama Jipo alias Ibenk itu berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat.

Selain Jipo, dua pelaku lain, Natsir alias Cecep, dan Rahmat alias Amat, yang kini ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, juga berasal dari tempat yang sama. "Tiga orang ini beraktivitas sebagai tukang servis komputer di Desa Bakti Agung, Poso."

Dalam penggeledahan para terduga teroris, polisi menyita lima buah bom, casing pipa empat buah, rangkaian elektronik, HT yang diduga alat peledakan, laptop, tujuh HP. "Dan alat servis komputer yang diduga hanya sebagai cover," jelasnya.

Boy mengungkapkan,  kelompok tersebut terkait dengan jaringan pimpinan teroris Al Qaeda Indonesia, yakni Badri Hartono yang ditangkap di Solo beberapa waktu yang lalu. Mereka diduga turut dalam kegiatan-kegiatan terkait terorisme seperti rekruitmen anggota dan pelatihan-pelatihan senjata di Poso.

© VIVA.co.id

Berita Terkait
A A A
Kanal Lainnya