Jum'at, 1 Agustus 2014
22:54 WIB
Polri: Teroris Poso dari Bima NTB
Para terduga teroris ini berupaya mengajak dan mendoktrin warga Poso.
Like
Polisi terlibat baku tembak dengan terduga teroris di Poso
Eko Huda S, Oscar Ferri | Rabu, 31 Oktober 2012, 16:20 WIB

VIVAnews - Polisi terlibat baku tembak dengan kelompok terduga teroris di Desa Tambarana, Poso Pesisir, Poso, Sulawesi tengah, Rabu 31 Oktober 2012. Satu terduga teroris tewas tertembak, dua lainya ditangkap hidup-hidup. Dari hasil pemeriksaan sementara, Polri menyatakan ketiganya bukan warga setempat.

"Diduga mereka bukan berasal dari Poso. Bukan warga setempat," kata Karopenmas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta.

Ada kemungkinan, tiga terduga teroris yang masing-masing berinisial NR, RH, dan Jipo (tewas) masih ada kaitannya dengan pesantren Umar Bin Khatab di Bima, Nusa Tenggara Barat. "Mereka berasal dari Bima. Memang mengarah ke sana (Pesantren Umar Bin Khatab)," ucap Boy.

Pertengahan tahun lalu, Densus 88 Mabes Polri berhasil membongkar jaringan teroris di Ponpes Umar bin Khattab di Bima, Nusa Tenggara Barat. Sempat terjadi ledakan dalam penggerebekan kelompok yang dipimpin oleh Abrory M. Ali alias Maskadov alias Abrory Al Ayubi.

Dalam aksinya,  para terduga teroris di Poso ini berupaya mengajak dan mendoktrinasi warga sekitar untuk bergabung dalam kelompok mereka. Namun, Boy memastikan, tidak ada masyarakat atau ormas setempat yang ikut mendukung aksi mereka.
 
"Syukur keberadaan mereka tak didukung masyarakat. Upaya mengajak masyarakat tak efektif. Kita justru mendapatkan banyak informasi untuk menemukan mereka karena mereka dianggap kurang hubungan dengan masyarakat," kata Boy. (umi)

© VIVA.co.id

Berita Terkait
A A A
Kanal Lainnya