Selasa, 21 Oktober 2014
04:11 WIB
Kapolsek: Tidak Ada Perbuatan Asusila pada Novi Amalia
Beredar foto Novi nyaris bugil di satu ruangan bersama anggota polisi.
Novi Amalia
Eko Huda S, Rizky Sekar Afrisia | Rabu, 17 Oktober 2012, 18:57 WIB

VIVAnews - Kapolsek Taman Sari, Jakarta Barat, Komisaris Polisi Maulana Hamdan, mengatakan tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah beredarnya foto bugil Novi Amalia, sopir yang menabrak tujuh orang di kawasan Hayam Wuruk. Saat polisi tiba untuk mengamankan Novi, di lokasi kejadian telah banyak warga yang berkerumun.

"Saat datang sudah banyak yang berkerumun, baik masyarakat maupun media di tempat kejadian perkara (TKP)," kata Maulana Hamdan di Jakaarta, Rabu 17 Pktober 2012.

Saat ditemukan dalam mobil, Novi memang nyaris bugil. Dia hanya mengenakan pakaian dalam saja. Sedangkan, kondisi mentalnya tidak stabil. Model majalah pria dewasa itu tidak bisa mengenali diri sendiri karena efek narkoba yang dikonsumsi. "Kami berupaya mengamankan yang bersangkutan karena hanya menggunakan baju dalam saja, banyak masyarakat. Namun kami tidak bisa menghalangi kamera masyarakat," katanya.

Polisi, tambah Maulana, kemudian membawa Novi ke kantor polisi dan terpaksa memborgolnya. Sebab, saat kehilangan kesadaran itu, Novi berusaha melukai diri dengan menabrakkan diri ke kaca dan meja kaca. Sehingga, meja yang berada di dalam ruangan kantor Polsek Taman Sari harus dikeluarkan.

Belakangan, juga muncul foto telanjang Novi  yang diduga diambil di dalam kantor polisi. Novi tengah berada dalam satu ruangan dengan pria berseragam polisi. Terkait foto itu, Maulana mengaku tidak tahu siapa yang mengambil.

Yang jelas, maulana memastikan, tidak ada pihak mana pun yang melakukan perbuatan asusila. Untuk menghindari tindak asusila, Novi dijaga minimal tiga anggota polisi. Saat berada di kantor polisi itu, Novi juga dijaga perwira pengawas agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saya perintahkan jangan kamu tinggalkan kurang dari tiga orang untuk menghindari isu-isu asusila. Tidak ada yang menyentuh yang bersangkutan walaupun dengan dalih ganti pakaian," kata Maulana.

Maulana juga mengaku saat itu dirinya langsung memerintahkan Polwan untuk mencari kain sarung guna menutupi aurat Novi. Dia juga meminta Polwan untuk membeli dan memakaikan baju kepada model berusia 25 tahun itu. "Polwan mendapat perlawanan, dicakar, diludahi, dan ditendang," katanya.

© VIVA.co.id

SHARE

BERITA TERKAIT
BERITA TERPOPULER
Kanal Lainnya