Senin, 20 Oktober 2014
15:03 WIB
Menjadi Negara Maju, Ini Tantangan Indonesia
Kelas menengah di Indonesia akan tumbuh lima persen per tahun.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia
Nur Farida Ahniar, R. Jihad Akbar | Jum'at, 5 Oktober 2012, 15:25 WIB

VIVAnews - Kelas menengah yang terus tumbuh menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi agar setara menjadi negara maju. Kelas menengah ini akan menyumbang produktivitas ekonomi hingga 2040.

Wakil Menteri Keuangan, Mahendra Siregar, menjelaskan, menurut Bank Dunia, 50 persen penduduk Indonesia masuk kategori kelas menengah dengan pengeluaran maksimal US$20-22 per hari.

"Hal itu akan terus meningkat hingga 2040," ujar Mahendra di sela acara Indonesia Financial Expo & Forum 2012 di Jakarta, Jumat 5 Oktober 2012.

Hal itu menguntungkan di tengah turunnya produktivitas negara maju yang sudah masuk 'aging society' atau perubahan populasi akibat banyaknya usia lanjut. Di Amerika, usia lanjut mencapai 20 persen, di Eropa sekitar 15 persen.

"Bahkan di China juga sedang menuju aging society, karena program satu keluarga satu anak," ujarnya.

Dengan demografi Indonesia itu, laporan Mckinsey menyebutkan kelas menengah di Indonesia akan tumbuh lima persen per tahun. Artinya, hingga 2030 tumbuh sebesar 95-125 juta masyarakat kelas menengah baru.

Untuk memanfaatkan itu, salah satu peran penting yaitu bagaimana memanfaatkan jasa keuangan agar dapat diakses seluruh masyarakat. Terlebih saat ini, baru 50 persen masyarakat yang memiliki rekening tabungan.

Untuk akses kredit juga baru dinikmati 30 persen dari total produk domestik bruto. "Di Thailand sudah 75-80 persen, kita baru 30 persen," ujarnya. (art)

© VIVA.co.id

SHARE

BERITA TERKAIT
BERITA TERPOPULER
Kanal Lainnya