Jum'at, 25 Juli 2014
13:47 WIB
Kemarau Panjang, Puluhan Kera Turun Gunung
Warga diimbau tak memberi makan, gaya hidup mereka bisa berubah.
Like
Kera ekor panjang
Arfi Bambani Amri,  Permadi (Sukabumi) | Rabu, 5 September 2012, 13:28 WIB

VIVAnews - Puluhan monyet atau kera ekor panjang yang merupakan primata endemik di sekitar hutan Gunung Gede, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, turun gunung sepekan terakhir.

Binatang liar ini mendatangi kawasan Segar Alam, Talaga Warna dan beberapa wilayah lain yang terdapat banyak warung tempat peristirahatan dan dekat dengan perkampungan penduduk.

“Binatang binatang ini turun karena makanan di atas gunung sudah mulai habis. Saat kondisi musim kemarau panjang seperti ini, buah-buahan seperti konyal dan berbagai pucuk daun makanan monyet kering dan tidak tumbuh. Ini yang membuat monyet-monyet turun untuk mencari makan,” kata Kepala Resor Badan Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Cianjur, Isis Isakandar, pada VIVAnews, Rabu 4 September 2012.

Perilaku monyet ini mulai mengkhawatirkan karena masyarakat merasa terganggu. Masyarakat yang mulai terganggu cenderung melakukan tindakan yang bisa melukai hingga membunuh monyet-monyet liar ini. Padahal populasi monyet ini makin sedikit di alam liar.

“Monyet monyet ini juga makin terbiasa dengan lingkungan manusia karena mereka sering diberi makan. Tanpa disadari, masyarakat juga telah memancing kawanan monyet liar ini untuk terus datang, padahal kami sudah memasang berbagai peringatan dan memberikan imbauan agar tidak memberi makanan pada hewan liar."

Niat baik memberi makan hewan liar justru akan berdampak buruk pada pola hidup dan habitat monyet. Mereka sebenarnya sudah punya sistem pertahanan hidup alami di hutan. Kalau pola hidup mereka berubah, monyet-monyet ini akan terus turun ke permukiman. “Kalau sudah begini, petugas seperti kami lagi yang disalahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Cianjur terus melakukan pemantauan atas fenomena ini. Walhi mengingatkan, hewan liar ini dilindungi undang-undang sehingga warga diharapkan tidak mengganggu.

Monyet monyet ini turun secara berkelompok dengan jumlah antara 5-10 ekor tiap kelompok. Setiap harinya tidak kurang dari lima kelompok monyet liar yang turun ke kawasan Segar Alam. Jumlah ini akan meningkat bila bila suplai makan di hutan terus berkurang akibat kemarau panjang dan rusaknya habitat hutan.

© VIVA.co.id

Berita Terkait
A A A
Kanal Lainnya