Selasa, 21 Oktober 2014
18:53 WIB
Lagi, Pemerkosaan di Angkot Jakarta
Pelaku memukul benda keras ke kepalanya. Korban tak sadarkan diri.
Demo perempuan menolak pemerkosaan.
Elin Yunita Kristanti, Luqman Rimadi | Minggu, 22 Januari 2012, 12:01 WIB

VIVAnews - Kasus pemerkosaan di dalam angkutan kota kembali terjadi. Seorang mahasiswi sekolah kebidanan berinisial JM diperkosa oleh pria tak dikenal di dalam angkot C01 jurusan Ciledug - Kebayoran Baru.

Menurut Rizal, teman JM, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 20 Desember 2012 sekitar pukul 21.00 WIB. "Waktu itu korban ingin ke rumah saudaranya di Pamulang, Tangerang," ujar dia, Minggu 22 Januari 2012.

JM menaiki lalu angkot C01. Di dalam angkot itu sudah ada lima laki-laki, 4 penumpang dan satu sopir. "Korban melihat di dalamnya ada lima orang pria termasuk sopir," ujar Rizal.

Berdasarkan pengakuan JM kepada Rizal, ketika dalam perjalanan, tiba- tiba saja salah satu dari penumpang di dalam angkot tersebut memukulkan benda ke kepala JM. "Korban dipukul pakai suatu benda di kepala belakang sebelah kiri," ujar Rizal.

Seketika, JM langsung terkulai lemah tidak sadarkan diri. "Korban lalu merasa tubuhnya diangkat oleh orang lain dan saat itu diperkosa di jalan, tepatnya di dekat Pasar Kebayoran Lama," ujar Rizal.

Menurutnya, lima laki- laki tersebut memperkosa JM, namun JM tidak melawan karena ia sudah lemas. "Ia sudah tidak bisa apa- apa, setengah pingsan ketika itu," ujar Rizal.

Setelah diperkosa secara bergiliran, menurut Rizal, JM kemudian diturunkan dari angkot tepat di pinggir rel kereta Kebayoran Lama."Setelah korban diperkosa. Pelaku meninggalkan begitu saja korban di pinggir rel kereta," kata Rizal.

Setelah diturunkan di pinggir rel, akhirnya JM pulang kerumahnya dengan menaiki taksi. "Dia akhirnya pulang sendiri pakai taksi ke rumahnya. Tidak ada barang-barang yang hilang dari korban, jadi dia bisa pulang naik taksi," kata Rizal.

JM akhirnya melaporkan tindakan ke lima orang laki- laki bejat tersebut ke Mapolres Jakarta Selatan, saat ini korban masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Perempuan dan Perlindungan anak Polres Jakarta selatan.

© VIVA.co.id

SHARE

BERITA TERKAIT
BERITA TERPOPULER
Kanal Lainnya