Senin, 22 September 2014
17:12 WIB
ABC: Sapi Australia Diperlakukan Kejam di RI
Australia menunda ekspor sapinya ke tiga rumah pemotongan di Indonesia
Sapi Australia
Arfi Bambani Amri, Febry Abbdinnah | Sabtu, 28 Mei 2011, 19:57 WIB

VIVAnews - Australia menunda ekspor ternak sapi ke tiga rumah pemotongan hewan di Indonesia setelah ABC Australia menemukan gambar yang disebut berisi kekejaman atas sapi ekspor Australia itu. Rekaman kekejaman tersebut difilmkan oleh juru kampanye hak asasi binatang dan akan ditayangkan di program ABC's Four Corners.

Industri ekspor binatang Autralia panik. Pasalnya, program televisi ABC's Four Corners akan disiarkan pada hari Senin, 30 Mei 2011 nanti. Dikhawatirkan cuplikan tersebut dapat memicu larangan Federal pada industri yang telah memberikan devisa 500 juta dolar Australia ini.

Asosiasi pengembala dan peternak domba di Australia Barat telah memberikan apresiasi terhadap larangan tersebut. Menurut mereka, hal ini memberikan pesan yang kuat untuk para industri potong hewan ternak bahwa kekejaman terhadap binatang akan ditangani dengan serius.

"Industri ekspor peternakan Australia seharusnya mengetahui bahwa ternaknya diperlakukan dengan buruk," ujar Dawn Lowe dari aktivis hak hewan Animals' Angels, seperti dikutip oleh ABC News.

Perwakilan industri LiveCorp mengatakan bahwa rekaman tersebut telah membuat produsen sapi marah karena beberapa tahun terakhir ini mereka telah meningkatkan standar kesejahteraan hewan-hewan ternak mereka.

Rekaman tersebut dikatakan lebih buruk dibanding kekejaman ekspor ternak ke Mesir lima tahun lalu yang memaksa pemerintah Australia menangguhkan perdagangan.

Akibatnya dari rekaman ini, industri ekspor peternakan Australia telah menghentikan ekspor ke ke tiga rumah pemotongan hewan Indonesia, walaupun masih menyisakan lebih dari 100 yang masih beroperasi.

Diketahui, perdagangan ternak Indonesia adalah bisnis besar bagi Australia karena lebih dari 500.000 sapi diekspor setiap tahun. Ternak terutama diekspor dari Pelabuhan Darwin di Northern Territory, dan Broome dan Wyndham di Australia Barat. Industri ternak the Northern Territory telah menghasilkan lebih dari 400 juta dolar secara langsung dan 800 juta dolar secara tidak langsung bagi perekonomian Territory.

© VIVA.co.id

SHARE

BERITA TERKAIT
BERITA TERPOPULER
A A A
Kanal Lainnya