Sabtu, 2 Agustus 2014
07:23 WIB
Surya Paloh: Kita Butuh Semangat Perlawanan
Surya kembali mengingatkan pidato Bung Karno dalam sidang umum PBB.
Like
Surya Paloh
Ismoko Widjaya, Gestina Rachmawati | Senin, 1 Februari 2010, 18:09 WIB

VIVAnews -  Di awal pidato pembukaan, inisiator organisasi Nasional Demokrat, Surya Paloh, kembali mengingatkan 12 ribu peserta yang hadir tentang kiprah proklamator Bung Karno. Di bagian akhir, Surya Paloh menyerukan perlawanan.

"Di sini, 47 tahun lalu Bung Karno mengobarkan semangat yang luar biasa," kata Surya Paloh dalam pidato peresmian Nasional Demokrat di Istora Senayan, Jakarta, Senin 1 Februari 2010.

Surya Paloh sedikit membuka sejarah. Bung Karno, 47 tahun lalu, meresmikan kompetisi olahgara dunia Ganefo. Organisasi olahraga itu lahir atas bentuk perlawanan Bung Karno karena Indonesia dikeluarkan dari olimpiade.

Ketegasan Bung Karno itu dinilai dunia Barat bahwa indonesia telah mencampuradukkan politik dan olahraga. Tidak hanya itu, Surya juga kembali mengingatkan pidato Bung Karno dalam sidang umum PBB.

Saat ini, lanjut Surya, bangsa Indonesia bukan mengenang sejarah masa lalu. Tapi mengukir sejarah masa depan.

"Kita butuh semangat perlawanan. Bukan semangat perlawanan ke dunia, tapi untuk kita sendiri. Ketika kita memasuki masa 13 tahun masa reformasi, harapan pada reformasi itu begitu tinggi," ujar bos Media Grup ini.

Dalam acara ini, tampak hadir pula Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla, mantan calon Presiden Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.


ismoko.widjaya@vivanews.com

© VIVA.co.id

Berita Terkait
A A A
Kanal Lainnya